Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 22 Januari 2016

Tentang Doa Usaha Doa


Tentang Doa Usaha Doa



Minnasan Konichiwa, bertemu lagi dengan saya Sani masih dalam Man Jadda Wa Jadda tapi blog ini merupakan blog anak dari centre blog Man Jadda Wa Jada dan dbuat masih dalam rangka pembuatan Project akhir semester 1. Blog pertama adalah Du Noir Surdu Blanc diambil dari bahasa Prancis yang artinya "Hitam Diatas Putih" karene pada hakikatnya warna hitam dan putih adalah warna dasar kehidupan. didalam Du Noir Surdu Blanc anda akan menemukan Novel terjemahan dari Negara Prancis dan Novel terjemahan dari Inggris karya penulis legendaris Connan Doyle. blog kedua adalah season blog ini masih bertema tentang tulis-menulis anda ankan menemukan beberapa karya Dewi Lestari yang diangkat ke layar lebar saja dan quotes dari Dewi Lestari. jujur saja kata Season itu terinspirasi dari satu tempat yang paling ingin saya kunjungi yaitu Jepang karena disana terdapat empat musim dan ke empat musim tersebut selalu indah untuk dinikmati baik musim semi dengan budaya hanami, atau musim panas dengan berjalan-jalan dipantai, atau musim gugur dengan semua tanaman berubah menjadi kuning, merah dan orange juga musim dingin bisa kita nikmati dengan bermain salju. Blog ketiga adalah Bienvenue2, Bienvenue berasal dari bahasa Prancis yang artinya selamat datang, disini anda bisa menemukan sinopsis novel Dewi Lestari baik yang diangkat menjadi film laya lebar maupun tidak dan tentu saja anda bisa membaca quotes dari penulis ternama Tere Liye, dan yang terakhir adalah blog doa usaha doa didalam blog ini anda akan menemukan beberapa sinopsis novel Andrea Hirata dan tentunya quotes dari Andrea Hirata. Selamat membaca minnasan.
Published: By: Neng Sani Meilani - 19.50

Sinopsis Novel "Ayah" Andrea Hirata


SINOPSIS NOVEL AYAH 



Judul              : Ayah
Penulis          : Andrea Hirata
Penerbit         : Bentang Pustaka
Terbit             : Mei 2015
Tebal              : 412 halaman + xx

Minnasan Konnichiwa, masih dalam postingan tentang dunia pernovelan nih wkwk, kali ini saya akan berbagi mengenai novel terbarunya Andrea Hirata. Tapi synopsis ini tidak saya buat sendiri melainkan saya dapatkan dari sumber yang dibawah sudah saya cantumkan alamatnya. Setelah sukses besar dengan novel Laskar Pelangi yang mendapatkan banyak penghargaa dan diterjemahkan kedalam beberapa bahasa, akhir mei 2015 lalau penulis berbakat Andrea Hirata kembali meluncurkan sebuah Novel berjudul Ayah, masih mengambil tema ditempat kelahirannya Belitong novel Andrea Hirata kali ini mengangkat tema tentang cinta seorang ayah kepada anak dan istrinya serta persahabatan, tentunya masih dengan sentuhan-sentuhan bahasa yang memiliki nilai sastra yang tinggi yang disajikan kedalam beberapa puisi membuat kita yakin bahwa Andra Hirata merupakan salah satu penulis yang memiliki bakat luar biasa, selamat membaca.

Sabari, Tamat, dan Ukun adalah sahabat yang tidak terpisahkan. Tetap saja dalam persahabatan ada perbedaan-perbedaan yang membuat mereka menjadi semakin akrab dan seperti keluarga. Seperti halnya dalam masalah pelajaran, Tamat dan Ukun selalu bersaing untuk menghindari rangking terbawah, sementara Sabari melenggang mulus diperingkat atas. Ibarat langit dengan bumi. Namun dalam hal cinta, Tamat dan Ukun (kecil) mempunyai selera yang sama. Sudah banyak gadis disukainya, hanya sebatas suka. Sedangkan Sabari tidak pernah sekalipun ingin merasakan apa itu cinta. Dia selalu menganggap orang yang jatuh cinta itu sudah gila.


Alur cerita menjadi lebih menarik tatkala Sabari mulai merasakan cinta kepada salah satu gadis tercantik Marlena. Hanya saja, semakin dia mengejar; semakin menjauhlah cintanya tersebut. Perjuangan untuk mengejar cinta sejatinya tidak pernah sedikitpun goyah. Walau dia tahu semakin dia mencintai, selama itu juga dia akan tersakiti. Sebuah romantisme cinta yang tidak kalah hebat dengan cerita Romeo dan Juliet.


Sudut pandang cinta membuat cerita di novel ini bergairah. Perjuangan Sabari untuk mendapatkan Marlena akhirnya terbayar sudah. Mereka menikah dan dikaruniai seorang anak. Zorro, itulah panggilan bayi mungil nan mempesona. Tidak berhenti di sana, Sabari akhirnya merasakan getirnya hidup. Ditinggal seorang istri yang menikah dengan orang lain, kemudian mengasuh anak dari kecil hingga berumur hampir tiga tahun. Dan mendengar ucapan pertama dari si kecil dengan sebutan “aya”. Setelah beranjak umur tiga tahun, Zorro kecil diambil paksa sang istri (Lena) untuk hidup dengannya. Kehidupan Lena tak jauh beda, jika Sabari menderita dan depresi karena ditinggal Lena dan Zorro. Lena sendiri melalui hidup dengan getir karena menikah beberapa kali, dan selalu kandas karena suaminya berselingkuh.

Di antara semua itu, pesan yang paling mencolok adalah tentang arti sebuah keluarga. Di mana Sabari yang selalu mendambakan Zorro agar datang dipelukannya. Berkumpul dengannya, dan melalui hidup seperti orang lainnya. Menjadi ayah dan anaknya, dan mengajari anaknya untuk menjadi sosok yang bisa dibanggakan. Segala pengorbanan sudah dia lakukan untuk cintanya kepada istri, dan juga cintanya kepada anak. Sosok yang tidak ingin melihat anaknya menangis dan sengsara.


Sumber : http://www.nasirullahsitam.com/2015/06/review-novel-ayah-andrea-hirata.html
Published: By: Neng Sani Meilani - 15.19

Quotes Of Andrea Hirata

                                                     
      Quotes Of Andre Hirata


“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
― 
Andrea HirataSang Pemimpi

 “Jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi sepahit apapun keadaanya.”
                                                                                ― 
Andrea Hirata

 “Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia”
― 
Andrea HirataSang Pemimpi

 “Tuhan tahu tapi menunggu”
― 
Andrea HirataEdensor

 “Hiduplah Untuk Memberi yang Sebanyak-banyaknya, Bukan untuk Menerima yang Sebanyak-banyaknya. (Pak Harfan)”
― 
Andrea HirataLaskar Pelangi

 “Beri aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar!”
― 
Andrea HirataCinta di Dalam Gelas

 “Orang cerdas berdiri dalam gelap, sehingga mereka bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat orang lain. Mereka yang tidak dipahami oleh lingkungannya, terperangkap dalam kegelapan itu. Orang yang tidak cerdas hidup di dalam terang. Sebuah senter menyiramkan sinar tepat di atas kepala mereka dan pemikiran mereka hanya sampai batas batas lingkaran cahaya senter itu.”
― 
Andrea Hirata

“Pesimistik tidak lebih daripada sikap takbur mendahului nasib.”
― 
Andrea HirataSang Pemimpi

“u r what u read
u r what u write”
― 
Andrea Hirata

“Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.”
― 
Andrea HirataSang Pemimpi


 “Jika berfikir positif, ternyata mengenal seseorang secara emosional memberikan akses pada sebuah bank data kepribadian tempat kita belajar banyak hal baru.”
― 
Andrea Hirata

 “Di sekitar kita ada kawan yang selalu hadir sebagai pahlawan.”
― 
Andrea HirataEdensor

“...berbuat yang terbaik pada titik di mana aku berdiri, itulah sesungguhnya sikap yang realistis.”
― 
Andrea Hirata

 “Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian.”
― 
Andrea HirataEdensor

“Orang-orang itu telah melupakan bahwa belajar tidaklah melulu untuk mengejar dan membuktikan sesuatu, namun belajar itu sendiri, adalah perayaan dan penghargaan pada diri sendiri. (hlm. 197)”
― 
Andrea HirataPadang Bulan

 “Langit adalah kitab yang terbentang" - Sang Pemimpi”
― 
Andrea Hirata

“Itulah penyakit kalian, orang Melayu. Terlalu manja, banyak teori kiri kanan, ada sedikit harta, ada sedikit ilmu, sudah sibuk bersombong-sombong....”
― 
Andrea Hirata

“Ajaibnya waktu, masa lalu yang menyakitkan lambat laun boleh berubah menjelma menjadi nostalgia romantik yang tidak ingin dilupakan.”
― 
Andrea HirataSang Pemimpi

“tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati... - Arai”
― 
Andrea Hirata

“...ilmu demikian luas untuk disombongkan...”
― 
Andrea Hirata

 “Begitu banyak hidup orang berubah lantaran sebuah pertemuan. Disebabkan hal itu, umat Islam disarankan melihat banyak tempat dan bertemu dengan banyak orang supaya nasibnya berubah”
― 
Andrea HirataPadang Bulan
 “aku belajar menaruh hormat kepada orang yang menegakkan martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan membangun fikiran negatif tentang orang lain.”
― 
Andrea HirataCinta di Dalam Gelas

 “jika anda memiliki kesempatan mendapatkan cinta pertama di sebuah toko kelontong, meskipun toko itu bobrok dan bau tengik, maka rebutlah cepat-cepat kesempatan itu, karena cinta semacam itu bisa menjadi demikian indah tak terperikan! ”
― 
Andrea Hirata

 “Sudah kukatakan padamu, Kawan, di negeri ini, mengharapkan bahagia datang dari pemerintah, agak sedikit riskan”
― 
Andrea Hirata

 “Kawan, kadang kala, cinta dan gila samar bezanya”
― 
Andrea HirataMaryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang

“aku tak habis mengerti, mengapa orang-orang gampang sekali mengata-ngatai pemerintah. Kalau bicara, sekehendak hatinya saja. Apa mereka kira gampang mengelola negara? Mengurusi ratusan juta manusia? Yang semuanya tak bisa diatur. Kalau mereka sendiri yang disuruh mengurusi negara, takkan becus juga!”
― 
Andrea HirataCinta di Dalam Gelas

“Namun, ternyata, jika seseorang hanya memikirkan seseorang, bertahun-tahun, dan dari waktu ke waktu mengenai isi hatinya sendiri dengan cinta hanya untuk orang itu saja, maka saat orang itu pergi, kehilangan menjelma menjadi sakit yang tak tertangguhkan, menggeletar sepanjang waktu. (hlm. 238)”
― 
Andrea HirataPadang Bulan

 “Maka di negeri ini, para pemimpi adalah pemberani. Mereka Kesatria di tanah nan tak peduli. Medali harus dikalungkan di leher mereka.”
― 
Andrea HirataMaryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang

 “Tak ada yang dapat dicapai di dunia ini tanpa usaha yang rasional.”
― 
Andrea Hirata

 “Pekerjaan itu tidak memberiku kelimpahan tapi memberiku keamanan finansial sekaligus kehidupan yang itu-itu saja ”
― 
Andrea HirataEdensor


Sumber : https://www.goodreads.com/author/quotes/647438.Andrea_Hirata
Published: By: Neng Sani Meilani - 15.01

Minggu, 17 Januari 2016

Sinopsis Novel Laskar Pelangi

SINOPSIS NOVEL LASKAR PELANGI




Penulis                            : Andrea Hirata
Penerbit                          : Bentang Pustaka
Tahun Pertama terbit   : 2005
Jumlah Halaman           : 529

“jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya Nihil, sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari, yaitu sebuah kenyataan. Kenyataan yang harus kita hadapi, sepahit apapun keadaannya”

Minnasan Konnichiwa, wah gimana nih tadi sudah saya buka dengan salah satu quotes dari Laskar Pelangi ? quotes nya mantap jiwa kan ? kali ini saya akan berbagi cerita tentang novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, siapa sih yang gak tau novel legendaries ini ? yah minimal kalo gak tau novel nya pasti udah sering banget nonton filmnya, sampe-sampe nih yah kalo gak salah penggalan ceritanya masuk kedalam sakah satu soal ujian nasional bahasa Indonesia,hehe saking terkenalnya yah. Novel ini sudah diterjemahkan kedalam berberapa bahasa gitu sih kalo yang saya dengar saat Andrea Hirata diwawancarai di sebuah talk show, novel ini pula yang menghantarkan Andrea Hirata menjadi salah satu penulis yang diakui keberadaan nya di dunia. Synopsis ini tidak saya tulis sendiri melainkan saya ambil dari sumber yang sudah saya cantumkan alamatnya dibawah, bukan karena saya belum membaca novel nya satu belum menonton filmnya tapi karena waktu dan keadaan, karena saya membuat artikel ini untuk memenuhi tugas, tapi setelah UAS artikel ini akan saya perbarui. Saya sendiri menonton filmnya terlebih dahulu ketimbang membaca novelnya, barulah saat saya kelas dua SMA saya meminjam Novel ini di perpustakaan sekolah saya dan dimarahi petugas penjaga karena saya meminjam buku ini secara  illegal haha jangan ditiru yah, ini dia synopsisnya, selamat membaca minnasan.



Novel berjudul Laskar Pelangi ini adalah novel pertama dari serangkaian tetralogi milik Andrea Hirata. Buku lanjutan Laskar Pelangi ini, berturut-turut adalah Sang Pemimpi, Endesor. serta Maryamah Karpov. Laskar Pelangi sendiri telah menjadi buku sastra terlaris sepanjang sejarah perbukuan di Indonesia. Dan perkembangan terakhirnya, novel apik ini telah diterbitkan di berbagai benua dalam berbagai bahasa. Apa yang menarik dari novel Laskar Pelangi ini? 


Secara garis bersar, novel ini bercerita kehidupan kanak-kanak beberapa bocah di Belitong. Andrea Hirata memulainya dengan kisah miris dunia pendidikan di Indonesia dimana sebuah sekolah yang keurangan murid hendak ditutup. Sekolah tersebut adalah SD Muhammadiyah di Gantung Belitung Timur. Namun, karena murid yang terdaftar genap 10, sekolah dengan bangunan seadanyatersebut tetap diijinkan beraktifitas seperti biasanya. Ke-sepuluh murid tersebut adalah para laskar pelangi. Nama yang diberikan guru mereka bernama Bu Mus, oleh karena kegemaran mereka terhadap pelangi. Siapa saja mereka? 

Tokoh dalam novel ini adalah Ikal, Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, dan juga Harun. Mereka adalah sahabat yang kisahnya memesona dunia lewat tangan dingin sang penulis. Buku laskar pelangi bercerita keseharian mereka di sekolah dan di lingkungan sosial. Mereka adalah anak-anak desa dengan tekad luar biasa. Perjalanan mereka dipenuhi kejadian yang tak terduga. Secara perlahan mereka menemukan keunggulan ddalam diri dan persahabatan. Ini mungkin yang menjadi titik fokus Andrea Hirata. Ia juga piawai menyisip komedi dalam kisah ini. 


Sudut pandang bercerita dalam novel ini menggunakan orang pertama yakni “aku”. Aku sendiri adalah si Ikal. Ia anak yang pandai meski berada di urutan kedua setelah Lintang, bocah terpandai di dalam kelas mereka. Si Ikal ini menaruh minat yang besar pada sastra. Hal ini terlihat dari kegemarannya menulis puisi. Lain lagi dengan tokoh Lintang. Ia digambarkan sebagai anak yang sangat jenius. Orangtuanya seorang nelayan, yang miskin dan hanya tidak memiliki perahu. Mereka memiliki keluarga dalam jumlah yang melimpah, 14 kepala. Lintang sangat suka matematika. Namun, cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas dengan tuntutan membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal.


Tokoh lainnya adalah Sahara. Ia merupakan anak perempuan satu-satunya dalam cerita ini. Ia berpendirian kuat dan cenderung keras kepala. Sementara itu, Mahar, ia digambarkan bertubuh ceking dan mencintai seni. Ia suka menyanyi dan gemar pada okultisme. Tokoh berikutnya adalah A kiong. Dari namanya sangat jelas kalau ia merupakan keturunan Tionghoa. Ia sangat menyukai Mahar dan mengikutinya kemanapun. Ia digambarkan tak rupawan tetapi hatinya “tampan”.

Lanjut ke Syahdan. Perangainya ceria meski ia tak pernah menonjol dalam kelas. Sementara itu Kucai, adalah tokoh dalam cerita yang didaulat menjadi ketua kelas. Ia digambarkan menderita penyakit rabun jauh sebab ia kekurangan gizi. Borek, Trapani dan Harun adalah anggota laskar` pelangi yang terakhir. Borek digambarkan sebagai anak yang terobsesi dengan otot. Ia ingin menjadi lelaki yang paling macho. Trapani, ia tampan dan pandai. Ia lengket dengan sang ibu. Terakhir, Harun. Ia istimewa sebab ia berbeda dengan anak-anak lainnya. Ia mengalami keterbelakangan mental. Namun menurut beberapa orang, tokoh Harun ini digambarkan dengan cukup manis sehingga banyak yang jatuh cinta pada sosoknya.

Novel laskar pelangi berkisah perjuangan hidup kesepuluh anak ini menghidupkan cita-cita di antara kehidupan mereka yang berat. Ada dinamika di dalamnya. Manis meski berat. Kisah khas anak-anak yang memandang dunia dengan ambisi yang sederhana. Andrea Hirata, meski banyak dihujat sebab mengklaim cerita ini nyata, memang terkesan berlebihan dalam beberapa hal. Namun toh, sebagai novel pembangun, Laskar Pelangi berhasil merubah secuil dunia pendidikan kita, merecharge semangat mereka yang lain untuk meraih ilmu.



selain itu novel ini diangkat menjadi film layar lebar yang sukses dengan jumlah penonton terbanyak keempat setelah film lain. Disutradarai oleh Riri Riza dan produser  Mira Lesmana serta dibintangi oleh aktris Cut mini, Mathias Muchus, dll.


Sumber: http://sinopsisnovelku.blogspot.co.id/2013/02/sinopsis-novel-laskar-pelangi.html
Published: By: Neng Sani Meilani - 23.30

Profile Andrea Hirata


Profile Andrea Hirata
                                                                                   



Nama Lengkap       : Andrea Hirata
Agama                   : Islam
Tempat Lahir        : Belitung,Provinsi Bangka Belitung
Tanggal Lahir       : Minggu, 24 Oktober 1982
Zodiac                    : Scorpion

BIOGRAFI
Andrea Hirata Seman Said Harun lahir di pulau Belitung pada tanggal 24 Oktober 1982. Ia dikenal sebagai seorang penulis novel yang karyanya diangkat ke layar lebar teater musikal.
Andrea Hirata adalah lulusan S1 Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan studi S1 di UI, pria yang kini masih bekerja di kantor pusat PT Telkom ini mendapat beasiswa Uni Eropa untuk studi Master of Science di Université de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom.
Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia luluscumlaude. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah.
Pada tahun 1997, Andrea Hirata resmi menjadi pegawai PT Telkom. Niatnya untuk menuliskan pengabdian sang inspiratornya kembali membuncah manakala dia menjadi relawan untuk korban tsunami di Aceh. Ketika dia melihat rumah, sekolah, dan berbagai bangunan yang ambruk, memorinya akan masa kecilnya dan tentu saja, Bu Mus memantapkan hatinya untuk menuliskan perjuangan guru tercintanya itu ke dalam sebuah karya sastra. Kemudian,  Andrea Hirata berhasil membuat novel Laskar Pelangi hanya dalam waktu tiga minggu. 


Namanya makin melejit seiring kesuksesan novel pertamanya, LASKAR PELANGI. Novel tersebut kemudian jadi best seller. Selain LASKAR PELANGI, ia juga menulis SANG PEMIMPI dan EDENSOR, serta MARYAMAH KARPOV.




Walaupun sebenarnya Andrea Hirata tidak berniat untuk mempublikasikan novel atau mengirimkannya pada penerbit, Laskar pelangi tetap sampai pada penerbit. Begitu banyak penghargaan yang Andrea Hirata terima. Beberapa di antaranya adalah penghargaan dari Khatulistiwa Literaly Award (KLA) pada tahun 2007, Aisyiyah Award, Paramadina Award, Netpac Critics Award, dan lain sebagainya.
Sukses dengan novel tetralogi, Andrea merambah dunia film. Novelnya yang pertama, telah diangkat ke layar lebar, dengan judul sama, LASKAR PELANGI pada 2008. Dengan menggandeng Riri Riza sebagai sutradara dan Mira Lesmana sebagai produser, film ini menjadi film yang paling fenomenal di 2008. Dan jelang akhir tahun 2009, Andrea bersama Miles Films dan Mizan Production kembali merilis sekuelnya, SANG PEMIMPI

Sumber : http://profil.merdeka.com/indonesia/a/andrea-hirata
Published: By: Neng Sani Meilani - 22.11

 

Ads